Sistem Informasi Desa Sokawera Somagede
Sokawera, 30 April 2026
Tim Rintisan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Kecamatan Somagede melakukan kunjungan khusus ke Desa Sokawera guna meninjau langsung penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dalam menekan angka putus sekolah dan memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan hak pendidikan yang layak. Dalam kunjungan ini, tim mendata faktor utama penyebab anak putus sekolah, yang mayoritas dipicu oleh kendala ekonomi dan kurangnya motivasi belajar.
Sebagai bentuk solusi cepat, instansi terkait langsung menyosialisasikan program kemudahan akses pendidikan, seperti beasiswa daerah dan pendaftaran jalur non-formal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Selain memberikan bantuan edukasi, pemerintah juga menggandeng perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat untuk melakukan pendekatan persuasif kepada orang tua. Sinergi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya pendidikan demi masa depan anak.
Kunjungan ini diharapkan mampu menjadi titik balik penurunan angka ATS di Desa Sokawera secara signifikan. Pemerintah menegaskan bahwa penanganan anak tidak sekolah bukan hanya program sesaat, melainkan agenda berkelanjutan yang akan terus dikawal hingga seluruh anak kembali ke bangku sekolah. Melalui langkah preventif dan solutif ini, Desa Sokawera ditargetkan dapat bebas dari masalah anak putus sekolah dalam waktu dekat.
Dokumentasi Kegiatan :




